Sep 03

Efek Samping Diet Ketofastosis dan Manfaat Luar Biasanya

Diet Ketofastosis – Efek samping diet ketofastosis bisa saja dialami oleh pelaku diet. Sampai saat ini masih banyak orang melakukan diet dengan tujuan yang berbeda-beda. Salah satu alasan untuk melakukan diet yang paling sering ditemui adalah untuk menurunkan berat badan atau membentuk badan menjadi lebih bagus. Namun sebenarnya yang paling penting dari melakukan diet adalah mengatur pola makan agar kesehatan tetap terjaga.

Banyak sekali metode diet yang beredar dan diikuti banyak orang, salah satunya adalah diet ketofastosis. Diet ketofastosis merupakan perpaduan dari ketogenic dan fastosis. Fastosis sendiri merupakan kepanjangan dari Fasting on Ketosis yang artinya berpuasa dalam kondisi ketosis. Sebelum melakukan diet, efek samping diet ketofastosis juga harus diketahui agar tidak melakukan diet dengan sembarangan.

Ketosis sendiri artinya adalah kondisi saat liver memproduksi Keton sebagai sumber energi pengganti glukosa yang digunakan untuk seluruh tubuh dan ketosis hanya bisa terjadi ketika tidak ada lagi asupan karbohidrat dan glukosa yang masuk ke tubuh. Diketahui jika hanya Keton yang bisa berperan menggantikan glukosa untuk memberikan asupan energi ke otak.

Pengertian dan Proses Diet Ketofastosis

Efek Samping Diet Ketofastosis

Saat melakukan diet ketofastosis, yang terjadi di dalam tubuh adalah lemak yang digunakan sebagai bahan bakar utama untuk metabolisme tubuh dan tidak menggunakan glukosa atau karbohidrat lagi. Diet ketofastosis akan membuat sel-sel lemak yang ada di dalam tubuh diproses dan diubah menjadi sumber energi atau lipolysis dalam bentuk FFS atau Free Fatty Acid dan Ketone atau Ketone Bodies.

Baca juga  Gerakan Yoga untuk Menurunkan Berat Badan Paling Efektif

Sumber energi untuk metabolisme yang hanya bisa digunakan oleh FFA dan Ketone hanya sel normal atau sehat karena metabolisme lemak membutuhkan proses respirasi atau oksigen tinggi untuk menghasilkan energi. Proses ini akan merusak sel-sel abnormal seperti sel kanker, sel terinfeksi (virus), sel rusak, menua, dan pathogen karena mereka akan kehilangan sumber energi utama yaitu glukosa dan secara otomatis akan terseleksi dengan diet ketogenik.

Efek Samping Diet Ketofastosis

Diet Ketofastosis

Diet ketofastosis menurut dokter, kuncinya adalah mengganti sistem metabolisme di dalam tubuh, awalnya yang dari menggunakan karbohidrat sebagai bahan bakar utama menjadi lemak. Jika sudah mengerti apa itu diet ketofastosis, Anda juga harus mengetahui efek samping diet ketofastosis juga.

Berikut beberapa efek samping diet ketofastosis yang perlu Anda ketahui:

1. Mual dan Muntah

Efek samping diet ketofastosis yang pertama adalah mual dan muntah. Tubuh akan menerima asupan makanan tinggi lemak ketika mulai melakukan diet. Pada fase ini, tubuh Anda akan masuk ke dalam masa transisi yang biasanya karbohidrat digunakan untuk sumber energi justru digunakan untuk pembakar lemak.

2. Susah Buang Air Besar

Efek samping diet ketofastosis yang selanjutnya adalah kesulitan buang air besar karena metode diet ini rendah serat. Untuk mengatasi masalah ini, biasanya dokter memberikan pencahar agar pelaku diet bisa kembali BAB dengan lancar.

Baca juga  Gerakan Yoga untuk Menurunkan Berat Badan Paling Efektif

3. Lemak Darah Tidak Normal

Secara tidak langsung diet ketofastosis akan meningkatkan kadar lemak dalam darah yang juga bisa memungkinkan kolesterol bisa meningkat. Namun hal ini belum bisa dipastikan apakah memiliki efek jangka panjang yang akan mempengaruhi kesehatan jantung.

4. Batu Ginjal

Melakukan diet ketofastosis dapat memicu pembentukan batu ginjal karena kadar asam urat yang tinggi. Untuk menghindari bahaya diet keto ini, pastikan asupan cairan sehari-hari tercukupi.

5. Kelainan Pada Tulang dan Pertumbuhan

Bahaya ketofastosis yang terakhir adalah adanya kelainan pada tulang dan pertumbuhan karena magnesium kalium dan amino sangat ditekan dalam diet ketofastosis. Selain itu, risiko patah tulang juga bisa meningkat karena diet ini.

Selain memiliki beberapa efek samping, pelaku diet ini juga akan mengalami healing crisis. Healing crisis merupakan kondisi tidak enak ketika mengubah sistem metabolisme, seperti kulit menjadi gatal, timbul jerawat parah, kulit sangat kering, ketombe, lemas, dan bahkan sampai tidak bisa berdiri.

Meskipun diketahui ada beberapa efek samping diet ketofastosis tak serta merta membuat pelaku diet ini menjadi berkurang. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai testimoni diet ketofastosis yang selalu bermunculan.

Itulah sedikit ulasan tentang efek samping diet ketofastosis. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.