Agu 22

Obat, Penyebab dan Gejala Limfoma yang Sering Diabaikan

Gejala LimfomaLimfoma adalah salah satu jenis kanker yang menyerang bagian kelenjar getah bening atau KGB. Kelenjar getah bening ini merupakan organ tubuh yang memiliki fungsi untuk melindungi tubuh dari bahaya infeksi kuman dan menjaga daya tahan tubuh. Di dalam tubuh manusia kelenjar getah bening ini terletak di beberapa bagian, seperti pada lipatan paha, limpa, sumsum tulang, leher, ketiak dan tonsil.

Gejala yang ditimbulkan oleh limfoma sendiri sangat beragam, tergantung kelenjar getah bening di pada bagian mana yang terserang. Secara umum, limfoma terbagi menjadi dua jenis, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non Hodgkin. Untuk mengetahui pasti kedua jenis limfoma tersebut seorang penderita harus melakukan serangkaian pemeriksaan oleh dokter terlebih dahulu.

Lalu, apa saja gejala dan penyebab dari limfoma serta pengobatan yang harus dilakukan? Untuk lebih jelasnya mari simak ulasan di bawah ini.

Obat, Penyebab dan Gejala Limfoma yang Sering Diabaikan

Gejala Limfoma

Penyebab limfoma ini bisa terjadi karena adanya mutasi atau perubahan pada DNA sel-sel limfosit yang membuat pertumbuhannya tidak terkendali. Namun, penyebab dari perubahan tersebut sebenarnya belum di ketahui secara pasti. Meskipun begitu, ada beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko seseorang terserang limfoma.

Penyebab Linfoma Paling Umum

Penyebab yang pertama adalah faktor keturunan. Faktor ini bisa terjadi karena adanya anggota keluarga yang mungkin sebelumnya menderita jenis penyakit kanker yang serupa. Selanjutnya, yaitu faktor usia, sebagian besar penderita yang berusia antara 15-30 tahun hingga di atas 55 tahun meningkatkan resiko terserang limfoma Hodgkin. Sedangkan untuk limfoma non Hodgkin sendiri dapat meningkat seiring usia, terutama berusia di atas 60 tahun.

Baca juga  Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Angina Pectoris Paling Ampuh

Seseorang dapat terkena limfoma karena sistem kekebalan tubuh yang lemah, mengalami obesitas atau bahkan pernah terpapar virus EBV atau Epstein-Barr. Virus tersebut yang menjadi penyebab demam kelenjar.

Gejala Linfoma yang Harus Anda Tahu

Utamanya gejala limfoma yang dialami oleh penderita adalah munculnya benjolan. Benjolan yang tumbuh ini tidak menimbulkan rasa sakit dan muncul pada bagian ketiak, leher dan juga selangkangan. Selain itu, penderita limfoma juga akan mengalami sejumlah gejala lain, seperti penderita akan selalu merasa kelelahan, mengalami demam tinggi disertai tubuh yang menggigil, penderita menjadi tidak nafsu makan, mudah berkeringat di malam hari.

Gejala limfoma selanjutnya yaitu penderita akan mengalami batuk yang terengah-engah atau tidak kunjung sembuh, menderita gatal-gatal di seluruh tubuh, berat badan mengalami penurunan tanpa sebab yang jelas, penderita akan lebih sering mengalami infeksi, sakit pada bagian perut atau dada, mengalami pembengkakan pada perut, gangguan pernafasan, serta mengalami pendarahan yang parah. Misalnya, mudah mimisan atau darah haid yang berlebihan.

Jika seseorang mengalami gejala limfoma tersebut, sebaiknya segera melakukan konsultasi pada dokter. Hal ini agar penyakit limfoma dapat diketahui sedini mungkin dengan menjalani prosedur pemeriksaan sehingga dapat dilakukan pencegahan.

Cara Mengobati Linfoma Paling Ampuh

Pada dasarnya tindakan pengobatan limfoma ini tergantung jenis limfoma yang dialami oleh penderita, baik limfoma Hodgkin atau limfoma non Hodgkin. Pengobatan yang dilakukan pada pasien limfoma ini secara umum dapat berupa tindakan radiasi atau kemoterapi. Untuk kemoterapi ini biasanya akan dijalani penderita sebanyak 6-8 siklus.

Baca juga  Cara Menurunkan Asam Lambung Paling Aman dan Ampuh

Sedangkan untuk tindakan radiasi hanya akan dilakukan pada lokasi kelenjar getah bening yang mengalami perubahan atau menjadi ganas. Selain itu, penderita akan diberikan pengobatan lain yang lebih khusus disesuaikan dengan jenis limfoma yang diderita.
Pengobatan limfoma ini memiliki efek samping layaknya pada pengobatan kanker lain.

Umumnya efek samping yang akan dialami oleh penderita, yaitu mengalami mual, diare, muntah dan penderita akan mudah mengalami kelelahan. Lalu, sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan, risiko ketidaksuburan, serta berpotensi timbulnya kanker lain yang dapat memicu komplikasi dari limfoma dan efek samping yang muncul dari pengobatan yang dilakukan.

Risiko yang dapat menimbulkan penyakit lain juga bisa meningkat, seperti penyakit ginjal, jantung, diabetes atau bahkan katarak. Oleh karena itu, penderita limfoma ini perlu memeriksakan diri secara berkala, baik selama atau setelah masa pengobatan. Hal ini dilakukan agar kemungkinan kambuhnya kanker dan kondisi kesehatan penderita limfoma dapat dipantau dengan baik.

Demikian ulasan mengenai obat, penyebab dan gejala limfoma yang sering diabaikan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.